Akhir juni 2007
Saat itu awal aku
berjumpa denganmu,kamu berdiri di lorong kelas sambil tertawa bersama beberapa
anak laki laki,aku hanya duduk di bangku panjang depan kelas,mengamati
lingkungan baruku zona Abu abu putih ya,aku murid baru di SMA itu
sama sepertimu, aku X-3 dan kamu X-4, aku hanya sekedar melihat ‘tinggi yah’ itu saja pikirku sambil lalu
dan melanjutkan bercengkrama dengan teman baruku.
Siang itu pulang sekolah kami murid baru di
kumpulkan kakak kelas berdasarkan tinggi kami,aku benci dengan tinggi badanku
168 cm ini. ‘apalagi ini,aku sudah lapar
pengen cepet pulang’. Kudengar dari depan bahwa kami dikumpulkan untuk
menjadi peserta gerak jalan dan Anggota paskib untuk 17an nanti. DEG ‘aku gak bisa,mana kuat aku,tidak tidak aku
akan mengundurkan diri nanti,boro boro jalan jauh capek dikit udah tebal’.
Saat itu aku melihatmu lagi berdiri di barisan depan sebelah kanan,diam saja
tanpa mengatakan apapun,tanpa mengangkat tangan untuk bertanya. Kami di bagi
menjadi 2 kelompok dan aku masuk untuk menjadi anggota paskib,setelah kakak
kakak itu memperdebatkannya ‘sedang ada perebutan murid baru ya.’pikirku sambil
melirik kakak dengan pin di kerahnya ‘pasmaga’
dan sebelahnya seperti anggota pramuka.
Entah bagaimana
awalnya,akhirnya aku jadi anggota pengibaran 17 Agustus nanti,tidak bisa
menghindar. ‘ya nikmati saja,gak usah di
buat susah,ini lebih baik kok daripada aku latihan siang siang jalan keliling
kota,no no!’ pikirku saat itu .
Hari
yang dinanti telah datang,meskipun di awal tadi penuh keterpaksaan tapi disini
aku menemukan teman dari berbagai kelas yang
menyenangkan.aku nyaman bersama mereka. Kamu juga terlihat di dalam
barisan yang sama denganku,hahaha aku baru menyadarinya beberapa hari sebelum
hari H,padahal kita latihan sudah hampir 1 bulan lebih,entahlah saat itu kamu
tidak menyita perhatianku.pengibaran hari itu sukses.
Akhirnya aku pun
memutuskan untuk ikut ekskul Paskibra di SMAku “Pasmaga”. Kamu pun ikut
bergabung.
*****
Kamu yang kagok dengan teman teman
cewekmu.kamu yang lebih suka diam. Kamu yang paling bersemangat di lapangan
bola. kamu yang suka benerin kaca mata saat gugup. ‘Lucu ya’ pikirku. Kita
semakin dekat,yang awalnya hanya sebatas melihat menjadi kenal dan sekarang
kita ‘bersaudara’ di ekskul tercinta ini. Saat itu aku melihatmu sebagai teman
yang menarik bukan seorang pria.
Waktu berjalan cepat ya? Itu 6 tahun yang
lalu awal kita ketemu di waktu SMA,sekarang kita kuliah di Universitas yang
sama. Siapa yang sangka aku memilih teman lucuku itu sebagai pacarku sekarang.
Hari ini hari pertama kita menginjak tahun ketiga kita pacaran ya, 3 september
2013. Sekarang aku sedang tersenyum mengingat semuanya.
kamu yang selalu diam tapi pengertian.
Masih ingatkah kamu,dulu
aku pernah menangis sepulang sekolah di belakang lemari ekskul? Kamu hanya diam
melihatku,menemaniku tanpa berkata sepatah kata pun. Aku lama ya nangisnya?
Hampir sampai jam 5 sore seingatku. kamu membiarkanku menangis sepuasnya dan
mengantarku pulang. Ingat candaanmu saat aku merengek tetep gak mau pulang ‘Mau
tak bawa ke rumah ta? Ada kandang ayam kosong dirumah’ hahaha saat itu aku hanya
mencubitmu,senjata andalanku.
Kamu tempat curhat terbaikku
Entah sejak kapan ini
dimulai,aku selalu menceritakan semua keluh kesahku padamu. Memang dasarnya aku
bukan tipe orang yang bisa memendam semuanya sendiri. Tapi kenapa saat itu aku
memilihmu diantara banyak teman temanku? Aku pun tak tau,yang ku tau aku nyaman
bercerita padamu.
Kamu dan layang-layang
Sore itu cerah,aku ingin
sekali bermain layang-layang saat melihat salah satu temanku memainkannya di
tengah lapangan bundar. Aku mengutarakan keinginanku.. “haduh phe kayak anak
kecil aja,siapa yang mau maen gituan sekarang?” ucap salah satu teman
cewekku,kami sedang berkumpul sepulang latihan rutin. Aku hanya diam,sedikit
kecewa ‘ah,mungkin aku mau ngajak ayahku saja nanti’. Kamu tanpa banyak
bicara,berdiri dan berjalan ke tengah lapangan menghampiri temanku tadi. Aku
melihatmu,hampir tak berkedip saat kamu berdiri di depanku membawa
layang-layang di tanganmu. teman-temanku yang lain langsung saja menarik
layangannya dan berlarian ke lapangan. Kita main layangan di lapangan sekolah.
Saat itu aku begitu bahagia memiliki teman seperti kalian, sekarang setelah aku
mengingat ulang, kamulah yang menuruti keinginan ‘cildish’ku tanpa malu ,iya
kamu :)
Kamu dan jaga malam
Saat itu perkemahan desa
bahagia( PDB) kita anggota paskibraka kabupaten sering menyebutnya “Perkemahan Desa Berdarah” hahaha karena
Calon anggota akan di gembleng secara mental dan fisik selama 1 minggu penuh.
Tapi kali ini aku bukan mau menceritakan saat kita menjadi junior,sama sama di siksa dan bertahan disini. Bukan,bukan itu. Sekarang aku sedang
mengingat PDB 2009,kita panitia sedang mengundi senior yang akan menjaga posko
dalam rute perjalanan jam 12 malam nanti. Aku berdoa jangan sampai aku jaga pos
kuburan, saat junior dulu aku paling takut di pos itu, membayangkan aku jaga
berjam jam disana ngeri rasanya. Naas undianku jaga pos kuburan,aku hanya
diam,lemas. ‘hah,mau gimana lagi,masak iya sih aku bilang kalo takut,malu
maluin’saat itu aku hanya berharap semoga pasanganku nanti anak yang tidak penakut,
dan ternyata itu kamu, ya KAMU hehehe entah itu jodoh atau apa.. aku merasa lebih
tenang saat itu,terlepas dari ngerinya ‘Pos Kuburan’.
Dari jam 11 malam sampai jam 3 pagi kita duduk di
depan kuburan,tugas kami menyenter 3 kali ke dalam kuburan sebagai tanda
saatnya keluar dari sana bagi para peserta. Kau pasti tau aku yang sedikit
‘istimewa’ ini tidak terlalu tahan dengan angin malam dan atributnya.tubuhku
mulai lemas ‘ah,plis jangan sakit sekarang,itu memalukan’ kamu hanya diam dan
melepas jaketmu untukku,mau menolak pun rasanya sudah lemas.kamu duduk di
sampingku dan meminjamkan pundak untuk bersandar,tetap diam. Kamu tau saat itu
jantungku rasanya mau melompat hahaha itu pundak pria pertama selain ayah dan
saudaraku yang ku buat untuk bersandar. Yang kulihat kamu hanya diam dan
beberapa kali membenahi letak kaca matamu yang tidak berubah ‘ternyata kamu pun
sama gugupnya denganku’pikirku sampil tersenyum
Kamu dan perhatianmu
saat kelas 3 aku sekelas
denganmu,kita semakin dekat. Kamu ingat saat aku kecelakaan? Jangan tanya
insiden jatuh yang mana *terlalu banyak aku terjatuh saat itu :v * yang jelas
tangan kiriku tak bisa di gerakkan. Saat itu kita di perpustakan tugas mencari
artikel pada kelas bahasa Indonesia,aku susah payah menghapus catatanku dengan
tangan kanan saja,kamu tanpa banyak bicara memegang bukuku,sehingga aku dengan
mudah menghapusnya.simpel memang tapi manis..
kamu pasti paling mengerti seberapa
banyak aku pingsan dan mimisan saat disekolah,sikapmu yang biasanya diam dan
tenang,terlihat grusah grusuh saat melihat darah menetes dari hidungku .kamu
tau aku menikmatinya,nakal memang hahaha.. tapi aku senang ketika aku terbangun
dari pingsan ada kamu yang menanyakan keadaanku,ya aku senang meski aku tak senang dengan tubuhku yang sedikit
‘istimewa’ ini. Hey!kamu juga pernah menggendongku saat aku pingsan,iya
kamu,dasar mencuri start :p
kalo aku tulis semua
mungkin gak akan ada habisnya perhatianmu untukku dalam 6 tahun ini,
terimakasih ya..
Kamu dan Kamu dalam berbagai bagian hidupku
aku sudah bingung mau
menulis apa,terlalu banyak yang ingin ditulis,banyak memory tentang kita 6
tahun ini,mengingatnya saja membuat tubuhku terasa hangat :) . Bahkan sebelum kamu menjadi pacarku pun
kamu telah menjadi bagian penting dalam hidupku. Dan sekarang?? Tetap kamu menjadi terpenting
dalam hidupku. Kamu yang sekarang bersamaku sama dengan 6 tahun yang lalu,
tidak berubah. Tetap perhatian dan hangat..eh tapi ada yang sedikit berubah,
kamu yang dulu selalu banyak diam sekarang lebih cerewet :v hahaha kalo pinjem
istilahnya tya,adekku “mas koko terkontaminasi mbak phe” hahaha iya aku memang
pribadi yang bertolak belakang denganmu aku gadis periang yang tidak bisa diam.
Apapun itu sekarang kita saling melengkapi. Aku berharap kebersamaan ini tetap
berlanjut. Terimakasih telah menyayangiku,terimakasih selalu sabar disampingku,
terimakasih selalu menguatkanku..
Hey Kamu
yang suka naik gunung..
sekarang 3 September
2013,aku bersyukur telah melalui hari hari ku denganmu..
Hey Kamu yang
suka futsal sampe lupa makan..
Sekarang 3 September 2013,aku
bersyukur kamu ada untuk menguatkanku,menjagaku dan menyayangiku..
Hey Kamu
yang pendukungn AC Milan..
Sekarang 3 september 2013,aku
bersyukur memilikimu yang mengenggam tanganku saat kesulitan dan tau kapan
harus melepaskan tanganku untuk berproses menjadi dewasa..
Hey Kamu
pria berkacamata..
Sekarang 3 September
2013,aku ingin tahun depan kita lulus bareng,ayo jangan mau kalah sama aku :D
Hey Kamu
pria tersayangku..
Sekarang 3 september
2013,aku berharap tidak hanya 6 tahun ini kamu mengisi hariku,tidak harus
sampai 100 tahun kedepan kita bersama,aku hanya ingin berada disamping sampai
tuhan memanggilku disisiNYA :)