Sabtu, 18 Januari 2014

Percayalah

Aku sadar sikapku mungkin sedikit cildish untuk gadis seumurku tapi aku sudah kehabisan akal selama sepekan ini untuk meyakinkan kalian semua bahwa aku baik-baik saja. Aku bisa melalui semuanya, iya aku bisa, percayalah.
Aku tau kalian menyayangiku tapi rasa sayang itu kadang membuatku frustasi, aku yang terlalu kalian ‘manja’ membuatku susah ‘berproses’, meskipun kadang aku menikmatinya tapi bukankah sesuatu yang berlebihan memang tidak baik ?
Setelah ‘mengancam’ kalian kalo aku akan memperburuk keadaanku, memang bukan pilihan yang bijaksana,aku sadar, sepenuhnya sadar. Aku pun tidak merasa baik setelah melakukannya tapi otakku sudah tidak memberikan solusi lain, cara instan agar kalian mendengarkanku adalah ‘mengancam’ entah sudah berapa lama aku menerapkan cara ini, bukan berarti aku tak pernah mencoba cara yang lain..mulai dari menjadi aku yang lebih ‘mandiri’, lebih ‘dewasa’ sampai ‘berargumen’ dengan kalian tentang isi otakku, tapi semua itu mungkin angin lalu,kalian terlihat menerima tapi tetap saja kalian masih tetap sama.
Lelah kata yang tepat untuk menggambarkan keadaanku sekarang, aku tidak membenci kalian, tidak itu tidak mungkin,aku begitu menyayangi kalian,sungguh.
Hey,kalian kesayanganku, aku bersyukur selalu ada ‘genggaman tangan’ kalian saat aku kesulitan dan sekarang aku berharap kalian tau kapan harus ‘melepas tanganku’ untuk aku bisa berproses menjadi apa yang aku impikan.
PERCAYALAH..
***

Rabu, 15 Januari 2014

Sebuah Harapan Kotak Pandora

Sekarang aku sedang mengingatnya, salah satu dongeng yang dibacakan saat aku kecil, kotak Pandora , dongeng dari mitologi yunani ini selalu berhasil memikatku..
Dongeng ini sebenarnya masih ada hubungannya dengan legenda si prometheus yang membantu Zeus dalam penciptaan dunia. Prometheus dianggap menghianati Zeus dengan usahanya mencuri cahaya pengetahuan dipuncak olympus, singkat cerita Zeus murka dan menghukumnya. Tidak hanya berhenti sampai disana Zeus mengutus  Hephaetus untuk membuat patung wanita cantik, sesosok gadis yang akan membawa petaka pada Ras pria. Penciptaan patung itu juga dipenuhi berkah oleh para Dewa dan Dewi.
Athena memberikannya ketangkasan dan roh, Aphrodite memberikannya kecantikan, Hermes memberikannya keahlian  berbahasa, Demeter menunjukkannya cara memelihara taman, Apollo mengajarinya bernyanyi dengan merdu dan memainkan alat musik petik, Poseidon memberinya kalung mutiara dan kesaktian agar tak pernah tenggelam.
      Horae menambah daya tarik patung itu dengan menghiasi rambutnya dengan rangkaian bunga untuk membangkitkan ketertarikan para pria padanya. Hera memberinya rasa ingin tahu yang besar . Zeus membuatnya nekat, nakal, dan suka bermalas-malasan. Melihat hasil karya yang sempurna Zeus begitu senang dan akhirnya memberi patung tersebut kehidupan , namanya Pandora yang artinya “seluruh anugerah”.
  Kemudian Zeus menghadiahkan Pandora pada Ephimetus kakak dari Prometheus, meskipun prometheus sudah memperingatkan kakaknya ini semua tipu muslihat Zeus, tapi Ephimetus telah terpikat oleh kesempurnaan Pandora.  Setelah beberapa waktu menikah Ephimetus menemukan kotak dalam kamar Pandora dan menanyakan kepada istrinya, Pandora menjelaskan kotak tersebut adalah hadiah dari Zeus, tapi dia dilarang membuka kotak itu apapun yang terjadi, baik Pandora maupun Ephimetus menaatinya tapi pada suatu hari Pandora yang memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi tidak dapat menahan untuk tidak membuka kotaknya. Seketika asap hitam tebal dan suara gemuru memenuhi ruangan dari dalam kotak pandora berhamburan segala macam keburukan seperti penyakit, kesedihan dan keputusasaan,sejak saat itu bumi mengenal penyakit dan keburukan tersebut,Pandora yang ketakutan berusaha menutup kembali kotaknya, sebelum menutup kembali kotak tersebut dia menemukan benda kecil berada di bagian bawa kotak sebuah “Harapan”.
Aku masih mengingat kalimat penutup dari dongeng yang dibacakan untukku “Benda inilah yang kelak digunakan manusia di Bumi untuk terus bertahan dari segala macam penyakit, wabah, kesedihan, dan segala macam penderitaan lainya.”
Sebagai gadis kecil, dulu aku begitu penasaran dengan harapan, bagaimana cara kerjanya menghadapi segala penyakit dan semua keburukan, padahal dia hanya benda kecil dalam cerita tersebut. Aku pun bertanya dimana aku bisa menemukan harapan tanpa harus membuka kotak pandora yang mengerikan,bahkan dulu aku sempat berfikir untuk menemukan kotak pandora dan melubangi bagian bawah kotak tersebut agar bagian atas yang mengerikan tidak ikut keluar hahaha.
Pendongeng tersayangku berkata “Disini,harapan ada disini” sambil menunjuk dadaku dan merengkuhku dalam pangkuannya. “disaat paling kacau dan sesedih apapun, masih ada setitik harapan untuk menyembuhkan semua luka, semua manusia mempunyai kesedihan dan harapan,sekarang tinggal kamu mau memilih yang mana” jelasnya sambil mencolek hidungku seperti biasa..
Aku hampir lupa dengan pesan sederhana ini yah, selalu ada harapan bahkan saat titik terbawah hidupmu, tidak ada yang tidak mungkin didunia ini, aku percaya kekuatan doa dan harapan. Terimakasih telah membesarkanku dengan kasih sayang yang begitu hebatnya yah, sekarang aku merindukan dogeng-dogengmu  hahaha :’)
 ***

Minggu, 12 Januari 2014

meninggalkan atau ditinggalkan?

     Sekarang aku ingin sekali memelukmu,sekarang kamu terlihat begitu rapuh..
aku tau bagaimana rasanya, kehilangan matahari dalam hidupmu,seketika orbitmu akan berantakan tapi percayalah,kamu orang yang kuat,buat dia bangga, kamu yang ku kenal adalah gadis yang tangguh,kau bahkan jauh lebih tangguh dariku,kuatlah sayang ini semua yang terbaik,,
    sekarang aku sedang merenungkan semuanya, sakitnya ditinggalkan, sedihnya kehilangan..tapi sekarang terpikir dalam benakku bagaimana ketika meninggalkan? sama sakit dan sedihkah? ketika kamu harus meninggalkan semua orang yang kamu sayang?
Ayah bagaimana rasanya meninggalkan kami? apakah kamu juga sedih sepertiku, selalu merindu seperti ibu? menangis dalam diam seperti tya? sepi kah disana? apakah kamu kesepian tanpa kami yah?
aku selama ini egois selalu memikirkan bagaimana aku menjalani semuanya tanpa ayah tanpa memikirkan perasaanmu yang juga pasti tidak baik-baik saja meninggalkan kami,,
     dulu ketika aku ditanya sakit mana meninggalkan atau ditinggalkan? pasti tanpa berfikir lama aku akan menjawab ditinggalkan..
   sekarang jika pertanyaan itu diulang lagi,tak akan semudah dulu menjawabnya, ketika kita begitu menyayangi seseorang dan ditinggalkan,terasa sakit itu pasti,tp kita bisa menata semuanya dengan baik kembali,,lalu bagaimana ketika kamu harus meninggalkan semua orang yang kamu sayang tanpa ada pilihan lain? tak berdaya,tanpa pilihan lain kamu harus bisa menerima semua itu..
iya harus ikhlas..

Kamis, 09 Januari 2014

terimakasih,telah menjadi kesayanganku


          Ketika kalian membaca ini, aku hanya ingin kalian tau betapa aku selalu bersyukur memiliki kalian dalam hidupku,aku begitu menyayangi kalian, percayalah,,kalian memang ‘harta’ dalam hidupku :)

wanita terhebatku :)
   aku selalu bersyukur beliau menjadi ibuku,wanita kalem,lemah-lembut,sabar dan telaten yang bisa menjelma menjadi wanita terkuat yang selalu melindungi dan menyayangiku, ya ibuku seorang wanita hebat dengan semua ketrampilan ajaibnya selalu ada untukku,terimakasih bu, aku begitu bangga menjadi anakmu, sekarang giliranku untuk membuatmu bangga padaku #semoga masih diberi kesempatan untuk itu :)


 
my little sister
    si Gati dwi sulistyaningrum alias tya ini adekku yang super duper cerewet, adek yang tidak bertingkah sebagai adek hahaha dia lebih 'sedikit' tenang dari aku, tapi tetap saja akulah kakaknya :D dia kadang menjadi adek yang menyenangkan tapi tak jarang juga dia menjadi gadis yang super menyebalkan ketika miss 'bersih' dan miss 'sok ngatur'nya kumat, tapi tenang aku selalu menyayangimu meskipun mungkin dengan cara yang berbeda dari kakak-kakak yang lain,aku bersyukur memilikimu disampingku :)


my little brother
Bagus kaluko yudha tamtomo,jagoan kecilku si yudha ini beneran adek tersayangku,dia begitu penyayang meskipun sekarang sudah tidak suka dipeluk di depan umum :) aku begitu bersyukur memiliki adek sepertimu yhu :) celetukan polosmu kadang membuatku berfikir ulang tentang semua yang telah kulakukan,cepatlah tumbuh dewasa jagoanku, jadilah apapun yang kamu cita-citakan, dokter atau apapun itu, aku akan selalu bangga padamu :*



My big brother
Bangkit triguno, kakak tersayangku, aku selalu bersyukur memilikinya,dia selalu banyaaak membantu dalam memecahkan segala hal yang membuatku frustasi dan selalu sabar dengan semua keluh kesahku,hahaha tapi tak jarang juga kakakku ini membuatku frustasi dengan pemikirannya yang unik, tidak sekali dua kali aku "tertampar" dgn pemikiranmu kak :) terimakasih sudah ada dalam bagian hidupku, terimakasih sudah menemaniku dalam berproses, aku berdoa semoga jalan menuju semua keinginanmu dimudahkan olehNYA, aku disini akan selalu menjadi adek manismu :>



Pria tersayangku :)
Koko anggoro, pria tersayangku yang selalu menemaniku sejak dari bangku SMA hingga kuliah ini :) terimakasih telah selalu ada untukku,sabar dengan semua sikapku yang semaunya sendiri,pria pendiam yang selalu perhatian,bahkan kadang kamu lebih mengerti aku dari pada diriku sendiri :) tapi kalo sudah ketemu yang namanya pendakian dan futsal aku di duain :p  haha ^^v kamu pria yang selalu mendukung dan memberiku semangat :) terimakasih, aku berharap semua yang terbaik untukmu,semoga kuliahnya lancar dan cepet lulus ya :) 




kesayanganku :*
my besties
 Widya Mayang sari (may), perawat cantik ini selalu update kalo masalah dandan,aku harus banyak belajar darimu may hahahha :) dari dulu aku selalu nyaman bermain denganmu,bahkan tidak jarang kita menghabiskan waktu "gak jelas" seharian dan itu menyenangkan :> meskipun skrng tdk bisa bertemu setiap hari kamu tetap kesayanganku :* dan Bima Segara sakti (bima) sahabat cowok terbaikku,hanya dia satu2nya cowok selain saudaraku yang 24 jam akses masuk ke dalam rumah haha karena dia anak ibuku juga :D *begitulah perjanjiannya* bahkan sampai dikota rantau inipun kita tetap bersama, kamu selalu banyak membantuku,gak jarang dia harus menuruti kerewelanku,terimakasih telah sabar bim,:)..........dua makhluk ini selalu berperan penting dalam hidupku kalian sahabat sekaligus saudaraku :) terimakasih mau menerimaku dengan apa adanya diriku tanpa aku harus menjadi orang lain  :*  semoga kalian menemukan kebahagiaan yang kalian inginkan,aku disini selalu mendoakan kita semua :)
ngomongin sahabat gak lengkap kalo gak ngomongin kalian guys :> gadis-gadis cantik terbaik yang dikirim Allah untuk menjadi saudaraku di kota rantau ini :D
terimakasih telah menjadi sahabat yang baik untukku,sahabat sekaligus saudara yang saling menjaga dan mengingatkan ketika salah satu dari kita 'keluar jalur' hahaha entah sudah berapa kali ya aku keluar jalur? banyak kali sepertinya :p
guys aku mau nulis satu-satu tentang kalian tapi sepertinya bukan di site ini sudah terlalu banyaak :D :D 
yang jelas aku ingin kalian tau,aku merasa beruntung telah mengenal kalian, terimakasih ya :)
ayo kita buat kenangan indah sebanyak yang kita bisa,aku sayang kalian *ini aku knp jadi sedih ya :') hahaha
 
-wima-dian-novi-leky-nisa'-dila- anggotanya belum lengkap nih..
-shinta-dian-wima-novi-leky-nisa' ini juga masih belum lengkap personilnya..
dian-denise-novi-dila-leki-nisa :) tetep masih gak lengkap -_-

ranukumbolo -novi-leky-wima-shinta
wima-ajeng-novi
nisa-ajeng-novi-dila
wima-novi-ajung






finally,aku sangat menyayangi kalian, maafkan ya bila aku banyak merepotkan dan menganggu, aku sayaaaang kalian :D


kesayanganku :D




Sabtu, 04 Januari 2014

si keras kepala berhati hangat?



Sekarang aku sedang memikirkan pesan singkat dari kakakku,ya aku bertukar kabar dengannya lewat pesan singkat kadang sesekali bertelephon ketika kakakku sedang free..
Kakak : “ah sudahlah,ngabisin tenaga ngomongin anak bebal :p mending tenagaku buat main viola..”
Aku      : “aku bebal ya? Aku manut lo kak -_-“
Kakak  : “iya,bebal,belum pernah ada yang bilang ya sebelumnya?”
Aku     : “hmm,,ndag baru akak yg bilang,bebal gmn sih?? Kasih taulah biar nanti bisa introspeksi”
Kakak   : “ngak,cari dulu aja sendiri,km blm usaha nyari sendiri,nanti kalo udah mentok baru aku kasih tau,tapi ini menurutku aja ya.”

Ya setelah percakapan pesan singkat itu aku trus bertanya dimana bebalnya? Bebal gmn sih? Dll intinya aku kepo ke kakakku, dan dia dengan stay coolnya “cari sendiri”. Ya ya ya tinggallah aku sendiri yang sedang memikirkan ke’bebalanku’, biasanya dia selalu bilang aku adeknya yang manis,apa aku semakin kesini semakin nakal ya? Atau aku dari dulu sudah nakal? Akhirnya malam itu aku tidur dengan pikiran yang penuh, entahlah kenapa sih aku tipe orang pemikir,seharusnya aku cuek aja,dibilang gimanapun terserah,seharusnya ya seharusnya…
Seharian aku menanyai orang-orang disekitarku benarkah aku bebal alias keras kepala? Kebanyakan dari mereka bilang tidak,ini semakin membuatku frustasi, mereka yang tidak terbuka kepadaku atau kakakku yang salah, biasanya kalo sudah buntu seperti ini ayahku selalu menjadi penjawab semua pertanyaan dalam kepalaku :’) sayang ayah sudah tidak disini. Aku jarang sekali bertukar pikiran dengan ibu,kalo yang lain mother complexs,aku father complexs hahaha *mulai ngaco -__-“ maaf*
Sore itu ibu menelponku *hal ini jarang terjadi,biasanya adekku yg lebih banyak bertukar kabar dengan ibu,aku hanya sekedar lewat pesan singkat ya sms,, aku bertanya padanya
Aku   : “bu,aku ini keras kepala nggeh?”
Ibu    : “kok nanya gitu? Knp?
Aku   :” ada yang ngomong aku bebal,keras kepala..parah nggeh bu?
Ibu  :*ibu tertawa* “siapa yang bilang,iya kamu anak ibu yang paling susah dibilangin,paling keras kepala kalo sudah punya keinginan.”
Aku     : *hening,berarti bener nih ._.* “parah nggeh bu?”
Ibu      :” kok tumben nanya gini, parah gimana,yawes gitu itu kamu ndug, kamu susah dibilangin kalo sudah ngerasa yang dilakuin bener,gak kenek dikuatiri..

Suaranya kalemnya yang menenangkan,tapi semakin membuatku tertegun, sepertinya ibu menyadari keheningan disebrang sini,beliau melanjutkan

Ibu      : “kamu memang keras kepala kalau sudah punya pendirian tapi itu yang membuatmu lebih kuat dari saudaramu yang lain,kamu keras kepala tapi kamu bukan orang yang keras hati ndug..”
Aku     : “maksudnya bu?”
Ibu     : “ya gak keras hatinya,kamu keras kepala tapi kepedulianmu dengan orang lain tinggi,kamu selalu bisa minta maaf ketika kamu salah dan berusaha memperbaikinya, kamu orang keras kepala yang berhati hangat”
Aku     : “ah,ibu ngarang aja nih.. udh ya bu aku mau ngelanjutin ini”

          Setelah sambungan telepon itu ditutup aku tersenyum sendiri,mungkin yang dikatakan ibu hanya untuk menghiburku,entahlah yang jelas aku sudah tak segelisah semalam..entah aku gadis keras kepala atau gadis berhati hangat,ataupun keduanya ,aku ingin menjadi gadis terbaikmu yah :) bu, aku juga sayang ibu :*
sekarang aku lebih tau dimana aku harus memperbaiki sikapku,mungkin tidak bisa langsung menjadi baik,tapi terimakasih telah mengingatkan, aku sayang kalian, sekarang saatnya berproses menjadi lebih baik, aku berharap dalam waktu berprosesku tetap ada kalian yang menyayangiku disampingku. :)
***



         

Jumat, 03 Januari 2014

Bahan bakar dari zat terlarang



Jember, 3 januari 2014. 19.30 WIB       

          Rasanya seperti ada sengatan listrik di otak dan jantungku, aku yang hidup 21 tahun ini tidak pernah semarah atau sebenci ini dengan orang lain,, oke,kamu boleh menyebutku berlebihan, biasanya aku hanya marah tentang kesalahanku,kesalahan orang disekitarku yang gak jauh-jauh dari tugas atau masalah ringan lainnya. Aku belum pernah ‘benci’ dalam arti yang sesungguhnya tapi kali ini semuanya berbeda.
          Aku marah, benci melihat perlakuan mereka kepada ibu, apakah tanpa ayah disisi kami kalian bisa seenaknya?! Pernahkah kalian bersikap seperti itu saat ayah ada,tidak?! Kalian munafik! Aku yang disini dengan bodohnya menghormati kalian tanpa tau perlakuan seperti apa yang diterima ibu selama ini. Dan aku menjadi lebih marah dan dongkol saat menyadari fakta bahwa akupun tak bisa berbuat apa-apa untuk merubah semua itu. Aku tak sekuat dirimu yah yang sanggup melindungi kami semua, aku yang sekarang hanya gadismu yang hanya mengerti tentang belajar! Bodoh! Aku tak punya uang atau kekuasaan untuk melindungi ibu dan adik dari mereka.
          Aku ingin menjadi dewasa secepat yang aku bisa,aku ingin menghasilkan uang sebanyak yang aku bisa, aku ingin menunjukkan kepada mereka aku adalah anak ayah yang ayah banggakan.
          Hatiku penuh dengan amarah saat ini,oke aku tau ayah tidak menyukai ini, tapi biarlah amarah ini tetap ada disini,dihati ini, menjadi bahan bakar untuk aku mencapai tujuan,tenang yah aku berjanji tak akan hidup dengan kebencian, tapi saat ini aku yang tanpa kekuatan apapun ‘meminjam’ kebencian untuk mencapai semuanya,biarlah mereka melihat kita bukan orang yang bisa seenaknya disakiti!