Sabtu, 18 Januari 2014

Percayalah

Aku sadar sikapku mungkin sedikit cildish untuk gadis seumurku tapi aku sudah kehabisan akal selama sepekan ini untuk meyakinkan kalian semua bahwa aku baik-baik saja. Aku bisa melalui semuanya, iya aku bisa, percayalah.
Aku tau kalian menyayangiku tapi rasa sayang itu kadang membuatku frustasi, aku yang terlalu kalian ‘manja’ membuatku susah ‘berproses’, meskipun kadang aku menikmatinya tapi bukankah sesuatu yang berlebihan memang tidak baik ?
Setelah ‘mengancam’ kalian kalo aku akan memperburuk keadaanku, memang bukan pilihan yang bijaksana,aku sadar, sepenuhnya sadar. Aku pun tidak merasa baik setelah melakukannya tapi otakku sudah tidak memberikan solusi lain, cara instan agar kalian mendengarkanku adalah ‘mengancam’ entah sudah berapa lama aku menerapkan cara ini, bukan berarti aku tak pernah mencoba cara yang lain..mulai dari menjadi aku yang lebih ‘mandiri’, lebih ‘dewasa’ sampai ‘berargumen’ dengan kalian tentang isi otakku, tapi semua itu mungkin angin lalu,kalian terlihat menerima tapi tetap saja kalian masih tetap sama.
Lelah kata yang tepat untuk menggambarkan keadaanku sekarang, aku tidak membenci kalian, tidak itu tidak mungkin,aku begitu menyayangi kalian,sungguh.
Hey,kalian kesayanganku, aku bersyukur selalu ada ‘genggaman tangan’ kalian saat aku kesulitan dan sekarang aku berharap kalian tau kapan harus ‘melepas tanganku’ untuk aku bisa berproses menjadi apa yang aku impikan.
PERCAYALAH..
***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar