Jumat, 30 Agustus 2013

Percayalah pada dirimu sendiri dan tuhanmu



Kulirik jam dinding 02.43, ahh sudah pagi pikirku,aku memang suka rewel ketika tidur di tempat yang baru,malam ini aku "bermalam" dirumah sakit,kamarku cukup luas dengan 2 bed kecil,hanya aku pasien hari itu,hah,aku bosan,benar benar bosan,dari tadi yang kulakukan hanya melirik hpku,siapa tau ada yang insomnia sepertiku,tp sepertinya tidak ada..
sayup sayup terdengar suara adzan subuh,bukan karena masjidnya yang jauh,tapi kesadaranku yang mulai menghilang,tertidur...
                                                ------------------------
mataku terganggu dengan cahaya matahari yang menerobos masuk melewati jendela,ah mau tidak mau aku harus bangun,malas..
kulihat jam 07.15 sudah siang ternyata,tak lama perawat masuk mengecek suhu,tekanan darah dan melihat infusku.sepertinya aku harus ke kamar mandi,setelah cuci muka dan menggosok gigi,aku putuskan untuk mengkuncir kuda rambutku,ya biar tidak gerah dan ribet,rasanya lebih ringan. aku melakukannya sendiri,jadi jangan dipikirkan aku sakit parah yang terbaring lemah dikasur,tubuhku hanya sedikit "istimewa" dibanding kalian semua,setelah semua rapi aku kembali ke bed ku,kulirik jam 'ah sebentar lagi aku diperiksa,setelah dicek hasil keluar aku pulang' hahaha pikirku ringan sudah terlalu bosan disini..
setelah selesai cek up,aku bergegas ke kamar merapikan barang barangku kedalam tas,sambil mengecek ulang barang kali ada yang tertinggal,ku lirik infusku yang tinggal sedikit '3 jam lagi mungkin akan habis'. yang kulakukan hanya duduk dikamar menunggu dokter keliling jam siang dan membawa hasil testku tadi,lama,bosan dan tertidur..
suara langkah kaki membangunkanku,bukan dokter yang ku tunggu tapi seorang perawat yang menjemputku untuk test ulang 'kenapa ini?ah mungkin prosedur baru' pikirku sambil terus mengikuti perawat ke ruang test..
ada yang sedikit aneh,biasanya 1 syring sudah cukup untuk test total darahku,tapi kali ini beberapa kali di tempat yang berbeda,aku pun penasaran " kok gak disini mbak?" sambil menunjuk vena median cubital ku. aku sedikit paham ilmu kesehatan jd sedikit tau,perawat hanya tersenyum dan bilang "prosedur mbak.."aku hanya ber-oo-oo ria. yang membuatku sedikit takut kok tutup tabung penampung darahku berbeda warna dari bisanya,kali ini berwarna hijau tua,bukankah itu digunakan untuk..ah tidak tidak aku baik baik saja. keluar dari ruangan aku tak langsung kembali ke kamar,aku hanya terduduk sendiri di lorong dekat kamarku,disana sepi,ya kompleks kamarku memang dipilih yang sepi..
aku khawatir,takut berkecamuk jadi satu,,ingin ku hubungi keluargaku,ah tidak tidak,mereka akan semakin kuatir dan semakin membuatku takut..
ku tekan no pacarku, ah iya dia sedang di tempat yg tak bersignal -_-
oh ya kakak,aku mencoba sms takut kalo dia sibuk waktu ku tlpn,dan memang dia sedang sibuk sepertinya,smsku pun tak berbalas..
yang kulakukan hanya duduk dan menutup mukaku dengan tangan,ahk,capek,ya itu yang ku rasakan sekarang >_<

"Jangan mengandalkan orang lain,jadikan dirimu kuat nduk,sayangi mereka tapi jangan kau jadikan mereka tumpuhan hidupmu,karena akan ada waktu dimana kau harus bertumpuh pada kakimu sendiri dan kau harus mampu melalui semuanya sendiri,,percayalah pada dirimu sendiri dan tuhanmu"
 ahk,ayah kau benar,ada waktu aku harus melalui semuanya sendiri dan aku harus mampu..
yah..aku merindukanmu :'(

Jumat, 23 Agustus 2013

Asal kau baik,asal kau menghargai orang lain

Bau karbol menyengat diruangan,sunyi.. terkadang terdengar suara langkah kaki yang berkeliling,setelah beberapa saat hening kembali,gadis itu terbaring di kasur sudut ruangan,selang infus dan pernafasan terpasang lengkap ditubuhnya dia tak bergerak hanya nafas yang naik turun itulah yang menandakan kehidupan,setelah tertidur cukup lama mata gadis itu mulai terbuka,disampingnya ada lelaki paruh baya yang sedang duduk tertidur bersandar di tepi kasurnya..

"sepertinya sudah pagi.." gumamnya pelan sedikit mengeryit kesakitan merasakan jarum infus ditangan kirinya,wajahnya menerawang jauh memandang keluar jendela rumah sakit,mengingat peristiwa terakhir yang terjadi.
pasti aku mengecewakan banyak orang,ahh!! ini kesalahanku,mereka sudah mempersiapkan lama untuk acara kemarin dan aku menghacurkannya,benar benar hancur.
"sudah merasa baikan? sepertinya demammu sudah turun" suara itu mengagetkan lamunannya,dia hanya tersenyum,dan mengangguk menjawab pertanyaan ayahnya.

"sudah jangan terlalu dipikirkan yang sudah terjadi,masih banyak kesempatan lain yang bisa kau temukan" lanjut ayahnya,
ah,ayah selalu saja tau apa yang dipikiranku,apa mungkin yang terpikir di kepalaku tertulis jelas di jidatku?tidak,tidak mungkin,itu karena dia ayahku,ya Ayah kesayanganku..
"yah,apakah aku juga mengecewakanmu?" tanya gadis itu,ayahnya hanya tersenyum memandang wajah putrinya,dia sudah hafal,pertanyaan seperti  ini adalah kalimat awal gadisnya untuk menceritakan sesuatu.

"aku sudah mengecewakan banyak orang kemarin,rasanya apapun yang akan kulakukan selanjutnya akan sia sia,atau memang sekarang aku sudah gagal dan haruskah aku berhenti?" ucapnya lemah seperti bicara untuk dirinya sendiri bukan untuk ayahnya.

"Ada saat dalam hidupmu ketika kamu merasa semuanya sudah berakhir.."ucapan ayahnya ini membuat gadis itu sedikit tertarik dan mendengarkan

"tapi jika kamu mencoba melihat dari sudut yang lain,kamu akan melihat itu hanyalah suatu awal kisah yang baru." ucap ayahnya
"tapi apa yang akan dipikirkan orang lain terhadapku?bagaimana aku harus bersikap besok yah.." gadis itu menutup wajahnya dengan tangan

"Nduk,ingatlah ini,kau tak bisa menjalani hidupmu hanya berdasarkan pikiran orang lain,berhentilah merasa tersiksa dengan reaksi orang lain terhadapmu,karena kau tidak bisa menyenangkan semua orang."jawab ayahnya tegas

"Tak masalah kau diluar terlihat seperti apa,asal kau baik,asal kau menghargai orang lain" imbuh ayahnya,terlihat senyum simpul diwajah gadis itu.

"Kau ingat apa yang kita simpulkan saat kemarin kau bingung akan memulai semua ini?"
jika aku tidak mengejar apa yang aku inginkan,maka aku tidak akan mendapatkannya.. jika aku tidak mengambil langkah maju,maka aku akan berada di tempat yang sama..
"iya yah aku ingat.."jawabnya sambil menganguk dan tersenyum lebar lalu memeluk ayahnya
"yah,aku akan memulainya lagi,aku tau aku bisa dan aku mampu,karena aku anak ayah hehehe.."

"itu baru gadisku" sambil mencolek hidung putrinya seperti biasa menggodanya "jangan mimisan.." imbuhnya
"hehehe tenang yah aku kan kuat" ucap gadis itu ceria

                                                      -------------------------



Selasa, 20 Agustus 2013

Menjadi Pemberani

Sore itu begitu tenang,hanya ada gadis kecil yang duduk termenung diserambi rumahnya,tanpa ada senandung lagu ceria dari bibirnya,hanya diam,entahlah apa yang ada pikirkannya..
tangan hangat menyetuh pundaknya dari belakang,gadis kecil itu menoleh,tersenyum manis..
"yah,ayah pernah merasa takut?"

"tentu saja pernah.."jawab ayahnya sembari duduk disamping putri kecilnya
gadis itu mengernyitkan dahinya heran..
Bukankah ayahku orang paling pemberani di dunia ini? bagaimana mungkin ayahku ketakutan?apa yang membuat ayahku takut?
"siapa yang tidak punya ketakutan dalam hidupnya semua orang punya" imbuh ayahnya sambil tersenyum

"ketakutan ayah sudah hilangkan sekarang?" tanya gadis kecil itu penasaran,sang ayah paling tau bagaimana gadis kecilnya akan terus bertanya sampai dia menemukan jawaban yang bisa diterimanya

"belum,mungkin tidak akan pernah" jawab ayahnya
"jadi ketakutan ketakutan itu tidak bisa hilang yah?tapi kenapa ayah sekarang tidak terlihat sedang ketakutan?"
tidak mungkin ayahku kan pemberani,bukankah ayah selalu bilang untuk menjadi anak yang berani menghadapi semua yang ada?kalo aku berani seharusnya aku tidak akan merasa takut lagi kan
"berarti mereka tidak bisa menghilang yah?" imbuh gadis kecil itu penuh selidik

sang ayah paling mengerti pola pikir gadis kecilnya, dia menarik gadis kecilnya dalam pangkuannya sambil berkata
"terkadang ketakutan menghilang dan terkadang mereka digantikan oleh ketakutan ketakutan yang baru"
gadis itu diam memandangi ayahnya lekat lekat,sang ayah melanjutkan lagi

"menjadi seorang pemberani bukan berarti tidak mengenal rasa takut,yang membuatmu menjadi pemberani adalah ketika ditengah ketakutan itu kamu belajar mengendalikan rasa takutmu dan belajar cara terbebas darinya,begitulah yang harus kamu lakukan" sambil mencolek hidung gadis kecil itu menggodanya

gadis kecil itu tersenyum,dan mulai menceritakan kerisauan yang di laluinya hari ini,tak lama setelah bercerita serambi rumah kecil itu sudah dipenuhi gelak tawa ceria si gadis kecil itu.ya seperti biasanya..

Selasa, 13 Agustus 2013

Pantai Bama TN.Baluran1_Novi's Vacation

ini review perjalan udah lama sebener e ditulis tp belum sempat ngepost hehehe
mumpung liburan dirumah,aku pengen ngelengkapin review perjalan yang lengkap :)
itung2 mau ngerencanain next trip ^-^
trus kali aja bisa buat referensi kalian yg suka jalan2,selamat membaca guys
*kalo bahasanya masih campur2,harap maklum ya baru belajar #sungkem *

Pantai Bama_TN.Baluran

Baluran merupakan kawasan Taman Nasional yang berada di Situbondo, Jawa Timur seluas 25 Ha. Taman nasional ini penggabungan yang sempurna antara pegunungan, savana kering, dan pantai koral berpasir putih.

Hari Pertama
perjalananku kesana bareng rombongan kecil,yang notabene pembentukannya tidak direncanakan..^^
aku,koko,bima,tya,habibi,ciie,ninis dan putra..
kami berangkat jam 8 pagi dari jember dan sekitar jam 11 siang kami sampai di kawasan taman nasional,perjalan siang itu begitu terik,kita langsung sumringah bin lega nemu papan ini,langsung deh, cuss photo2 haha :) 


ninis sama putra setia jadi fotografernya :p
dan ternyata,ini belum apa-apa alias belum nyampe,kita masih harus ngelewati jalan lumayan panjang jalur utama situbondo banyuwangi,jalannya sepi tp banyak truk besar jadi hati hati ya :)
jalanan utama situbondo-bwi menuju tn.baluran
gak lama akhirnya kita nyampe portal depan taman nasional baluran,,sebelum kita masuk portal kita mutusin cari makan siang dulu di kampung sekitar TN.baluran,karena pada masih belum laper kita bungkus nasinya :)


wajahnya udah pada lusuh bin kucel :v wkwkwk

ini depan gerbang, pose with cici and tya

pos depan kosong,kita terus masuk dikit udah nemu tempat pembelian tiket :)
kita melanjutkan perjalanan menjelajah TN,Baluran #tsiah :p pos selanjutnya sebelum menuju pantai bama adalah "bekol" padang savana dan pos pantau untuk melihat hewan dan alam sekitar :)
ini aku sama si koko *my ehem :* *

ini adekku si tia di bonceng si bima,sahabatku ntah dr jaman kapan ^^v
si habibi sama si cici,entah knp mrka dsni #ehem wkwkwk :v

dua sejoli,si ninis sama si putra :)

dari pintu depan tadi kita masuk kedalam hutan menuju bekol sekitar 14 km,dekat sebenarnya tapi karena lbh dr 85% jalanannya rusak jadi lumayanlah 1 jam 30 menitan sampai di bekol *sudah dengan brenti u/ foto dkk* nah berhubung pas kita kesana musim hujan savana jd ijo semua :v di bekol kita istirahat buat shalat dhuhur dan jeprat jepret hihihi

cici,tya,aku,bima,habibi *entah knp dlm perjalanan kali ini si tya dan cici selalu gagal pose "melayang" akakaka :v si ninis sama putra gak mau photo,panas katanya ahahaha
aku sama koko :*
gak berani trlalu deket sama si merak hehehe


Pas lagi antri shalat kita foto2 bergantian di depan gambar si merak cantik salah satu primadona di TN.Baluran,tiba2 muncul yg asli,,yup kita lagi beruntung :)
akhirnya tiap anak pada antri minta fobar sama artis eh merak maksudnya








setelah semua selesai shalat kita mutusin lanjut cuss ke pantai bama,jaraknya sekitar 2 km dan ya jalannya masih sama seperti sblmnya *rusak gak sampai 30 menit kita udah sampai do pantai bama :)