Minggu, 29 September 2013

your fluttering heart :)

you can’t get familiar with something from the beginning
I think of the flickering moments so my heart can rush again
I think of the heart pounding moments so they can shine again
Though it hurts sometimes and it’s a bit awkward
Let’s start step by step, with a heart fluttering feeling that can’t be expressed with words :)
I didn’t know what it meant in the beginning or what I had to do
Don’t hesitate but approach me first and show me,your fluttering heart :)
Don’t rush it, it’s okay
Even if things don’t happen as you hoped they would
Just wait :)


Jumat, 20 September 2013

Aku tenggelam

saat itu entahlah aku tak tau apa yang sedang berkecamuk dalam hatiku..
aku tidak sedang sedih,hanya merasa sendiri dan kesepian..
beberapa jam berjalan yang kurasakan hanya terpaan angin dingin yang menghantam kulitku..
dingin dan perih,,
aku berhenti ditepi dermaga kosong,melihat pantulan wajahku di permukaan air laut yang tenang..
'kau masih muda,adilkah semua ini?!' rambut panjangku terlihat kusut di terpa angin..
kemudian kurasakan berat tubuhku menghantam permukaan air..
aku tenggelam..
aku mulai tenggelam, aku tenggelam 0,3 meter setiap detik..
aku tenggelam,percepatanku 0,15 meter setiap detik..
aku tenggelam,percepatanku bahkan melambat karena aku tak bisa berenang..
aku tenggelam,tingkat karbon dioksida dalam tubuhku mulai tinggi,saraf tengahku sedang memacu diriku untuk bernafas dan mengisi  paru-paruku dengan air,dadaku mulai sesak..
aku tenggelam,setelah 1 menit kemudian aku berhenti bernafas sepenuhnya...

AKU TENGGELAM

 
 
adakah jalan menuju keabadian selain kematian?
aku ingin abadi dalam kedamaian,merasakan kedamaian dan melepas sesaknya hingar bingar kehidupan jauh dari tempat seperti tempat ini..

Selasa, 10 September 2013

'duniaku'? entahlah

saatku menata kata, aku mencoba tak hanya untuk menyampaikan makna.namun juga mencoba memberinya jiwa,agar dia dapat berbicara..
meskipun tak selalu mudah untuk mencerna apa yang sedang dikatakannya.. 

ditengah ke bisingan ini,masih saja hening,kau tetap terdiam..
sudahlah..aku hanya bisa diam,diam dan menunggu,,
tidak semua keadaan di bawah kendaliku,,
oh,memang aku tidak mengendalikanmu,atau siapapun,,
yang kulakukan hanya menjadi diriku sendiri,berada diantara kalian yang selalu menyayangi dan melindungiku..
mungkin memang selama ini 'duniaku' adalah kalian,mungkin aku belum pernah melihat dunia yang sesungguhnya..
atau bahkan mungkin duniaku kini adalah semu? entahlah sungguh aku tak tau..
yang ku tau ketika aku memberikan kasih sayang,kasih sayang itu akan kembali padaku nanti..
karena aku percaya aku akan menuai apa yang aku tanam..

kamu,kalian,dunia dan isinya..benarkah aku bagian dari kalian?
kamu,kalian,dunia dan isinya..apakah aku 'nyata' bagi kalian?
kamu,kalian,dunia dan isinya..apakah aku hanya sekedar boneka rapuh untuk penghiburan kalian?
kamu,kalian,dunia dan isinya..apakah aku hanya gadis kesayangan untuk pelengkap hari kalian?

KAMU,KALIAN, DUNIA dan ISINYA..tidak perlu memasang wajah sedih seperti itu,kalian cukup duduk manis disana dan lihatlah bagaimana caraku berdiri kembali..

Minggu, 08 September 2013

Hujan

    Dari dalam kamarku ku lihat senja begitu indah dengan gerimis hujan memberikan aroma tanah basah,,aku suka,ya mungkin semua orang memang suka :)
aku suka hujan tapi tidak dengan petir yang menyambar di tengah derasnya hujan,aku merasa kesepian setiap hujan petir datang.
'jika tanah basah yang menylimutimu,dingin kah? baik baik saja kah?' aku selalu menjadi melow ketika aku mengingatmu di tengah hujan.sekarang saja rasanya ada sesuatu yang panas tercekat di tenggorokanku,tidak tenang saja aku bukan ingin menangis,aku gadismu yang kuat :)
aku selalu merindukanmu,terlebih saat hujan seperti ini.
merasa sedih ketika mengingatmu tak lagi disisiku, merasa bahagia hanya dengan mengingat kasih sayangmu..
aku mengingat dirumah kita,hangat penuh tawa kau selalu menceritakan kisah-kisahmu saat hujan seperti ini,aku rindu!
aku yang selalu absen sekolah setelah 'bermain' hujan,mengisi hari 'dispenku' dengan mendengar ceritamu, aku kangen!
     Aku yang selalu bergantung padamu,sekarang seperti kehilangan arah,tapi aku tau kau akan tetap menjagaku bukan? aku akan baik baik saja, hidupku akan terus berlanjut,tenang hari-hariku akan tetap sama,tapi yang pasti ada yang kurang dan berbeda,aku selalu memiliki ruang dihatiku....Tempatmu.
    Derasnya hujan yang turun dari langit akan memberikan manfaat bagi makhluk-Nya sama seperti kasih sayangmu yang selalu memberikan berbagai macam cerita dalam hidupku.Suara petir terdengar dari kejauhan,semakin menguatkanku untuk bertahan.Hujan memang selalu datang penuh kejutan, disaat sore itu hangat hujan ini tiba-tiba datang seperti misteri dalam hidup ini yang kadang terabaikan dan tak terjawab,hanya terjawab ketika 'proses' itu terlewatkan..

Hujan,,hapus semua air mata agar tak terlihat bekas luka,,
Aku begitu merindukanmu saat ini,ingin ku mencium tanganmu,memelukmu,,sungguh aku ingin!
Sekarang yang bisa kulakukan  hanya 'menitip salam' untukmu,di setiap doaku..
Aku selalu sayang padamu..




Sabtu, 07 September 2013

bukan Matahari,mungkin cahaya lilin

Ayah,kau tau aku menemukan kakak yang mengayomi sepertimu..
memang bukan "matahari" sepertimu yang menerangi dan selalu menuntunku saatku mulai bimbang,tidak bukan seperti itu,kau mungkin tak akan tergantikan :)
kakak lebih mirip cahaya lilin dalam hidupku,tapi bukan pembawa lilin seperti sosok istimewa untuk dirinya :p
Kau tau yah,kebiasaannku merecoki orang dengan isi kepalaku tidak hanya denganmu,sekarang aku biasa berbagi dengan kakakku,dia bilang padaku kalo dia bukan orang yang baik,tapi apa peduliku? dia baik untukku itu sudah cukup,siapa manusia yang tak punya kesalahan?
Yah,hari itu aku tidak dalam keadaan baik,kau tau aku memang paling benci di bohongi,aku pun ingat kau selalu mengajarkanku untuk memaafkan,tapi anak nakalmu ini susah patuh,ya gadismu ini kadang tidak sesuai harapanmu,maaf yah..
kau tau apa yang kakak bilang ketika aku berkata sedang membenci sesuatu?
gak akan mungkin keburukan ditambah keburukan akan menjadi kebaikan :) kamu gak perlu khawatir pada apa dan bagaimana orang lain lakukan padamu dek,,yang penting bagaimana kamu memperlakukan orang lain..
BINGGO! yah, kau pernah berkata hampir sama kepadaku saat itu,kenapa aku tidak mengingatnya baik baik,payah memang -_- 
aku merasa 'dejavu' dan merasa semakin buruk,kok bisa mengisi hati dengan perasaan benci yang tak perlu,bikin toksisitas hati meningkat aja,aku ingin mengakhiri penyakit hatiku ini dengan mencoba berdamai dengan kebencianku dan mengurus dengan yang terlibat :)
"kalaupun dia tidak punya alasan akan tindakannya,kamu yang santai saja gak ada yang perlu dikhawatirkan.."
"Semua kebutuhanmu,masalah dan penyelesainnya telah disediakan oleh Tuhanmu,lalu apalagi yang kamu khawatirkan?pilihan oleh hatimu saja yang harus kamu khawatirkan dek.."
Deg,lagi dan lagi aku merasa tertohok,,
aku takut menjadi pribadi yang salah karena pilihan hatiku..
"Kamu adalah cerminan orang tuamu.. Keluhuran hati cerminan kasih sayang mereka terhadapmu, kepintaran cerminan disiplin dalam mendidikmu.." yah,aku tak ingin mengecewakanmu,sungguh..

Yah kau selalu berulang kali berkata padaku tentang pilihan hati,kau selalu mengutamakan 'kebaikan hati',kau pun selalu berceloteh tentang hatiku yang kau banggakan,masih samakah hatiku seperti dulu? aku ragu yah..



Senin, 02 September 2013

3 September



Akhir juni 2007
                Saat itu awal aku berjumpa denganmu,kamu berdiri di lorong kelas sambil tertawa bersama beberapa anak laki laki,aku hanya duduk di bangku panjang depan kelas,mengamati lingkungan baruku zona Abu  abu putih ya,aku murid baru di SMA itu sama sepertimu, aku X-3 dan kamu X-4, aku hanya sekedar melihat ‘tinggi yah’ itu saja pikirku sambil lalu dan melanjutkan bercengkrama dengan teman baruku.
Siang itu pulang sekolah kami murid baru di kumpulkan kakak kelas berdasarkan tinggi kami,aku benci dengan tinggi badanku 168 cm ini. ‘apalagi ini,aku sudah lapar pengen cepet pulang’. Kudengar dari depan bahwa kami dikumpulkan untuk menjadi peserta gerak jalan dan Anggota paskib untuk 17an nanti. DEG ‘aku gak bisa,mana kuat aku,tidak tidak aku akan mengundurkan diri nanti,boro boro jalan jauh capek dikit udah tebal’. Saat itu aku melihatmu lagi berdiri di barisan depan sebelah kanan,diam saja tanpa mengatakan apapun,tanpa mengangkat tangan untuk bertanya. Kami di bagi menjadi 2 kelompok dan aku masuk untuk menjadi anggota paskib,setelah kakak kakak itu memperdebatkannya ‘sedang ada perebutan murid baru ya.’pikirku sambil melirik kakak dengan pin di kerahnya ‘pasmaga’ dan sebelahnya seperti anggota pramuka.
                Entah bagaimana awalnya,akhirnya aku jadi anggota pengibaran 17 Agustus nanti,tidak bisa menghindar. ‘ya nikmati saja,gak usah di buat susah,ini lebih baik kok daripada aku latihan siang siang jalan keliling kota,no no!’ pikirku saat itu .
                Hari yang dinanti telah datang,meskipun di awal tadi penuh keterpaksaan tapi disini aku menemukan teman dari berbagai kelas yang  menyenangkan.aku nyaman bersama mereka. Kamu juga terlihat di dalam barisan yang sama denganku,hahaha aku baru menyadarinya beberapa hari sebelum hari H,padahal kita latihan sudah hampir 1 bulan lebih,entahlah saat itu kamu tidak menyita perhatianku.pengibaran hari itu sukses.
                Akhirnya aku pun memutuskan untuk ikut ekskul Paskibra di SMAku “Pasmaga”. Kamu pun ikut bergabung.
                                                                                                *****
Kamu yang kagok dengan teman teman cewekmu.kamu yang lebih suka diam. Kamu yang paling bersemangat di lapangan bola. kamu yang suka benerin kaca mata saat gugup. ‘Lucu ya’ pikirku. Kita semakin dekat,yang awalnya hanya sebatas melihat menjadi kenal dan sekarang kita ‘bersaudara’ di ekskul tercinta ini. Saat itu aku melihatmu sebagai teman yang menarik bukan seorang pria.
Waktu berjalan cepat ya? Itu 6 tahun yang lalu awal kita ketemu di waktu SMA,sekarang kita kuliah di Universitas yang sama. Siapa yang sangka aku memilih teman lucuku itu sebagai pacarku sekarang. Hari ini hari pertama kita menginjak tahun ketiga kita pacaran ya, 3 september 2013. Sekarang aku sedang tersenyum mengingat semuanya.
kamu yang selalu diam tapi pengertian.
Masih ingatkah kamu,dulu aku pernah menangis sepulang sekolah di belakang lemari ekskul? Kamu hanya diam melihatku,menemaniku tanpa berkata sepatah kata pun. Aku lama ya nangisnya? Hampir sampai jam 5 sore seingatku. kamu membiarkanku menangis sepuasnya dan mengantarku pulang. Ingat candaanmu saat aku merengek tetep gak mau pulang ‘Mau tak bawa ke rumah ta? Ada kandang ayam kosong dirumah’ hahaha saat itu aku hanya mencubitmu,senjata andalanku.

Kamu tempat curhat terbaikku
Entah sejak kapan ini dimulai,aku selalu menceritakan semua keluh kesahku padamu. Memang dasarnya aku bukan tipe orang yang bisa memendam semuanya sendiri. Tapi kenapa saat itu aku memilihmu diantara banyak teman temanku? Aku pun tak tau,yang ku tau aku nyaman bercerita padamu.

Kamu dan layang-layang
Sore itu cerah,aku ingin sekali bermain layang-layang saat melihat salah satu temanku memainkannya di tengah lapangan bundar. Aku mengutarakan keinginanku.. “haduh phe kayak anak kecil aja,siapa yang mau maen gituan sekarang?” ucap salah satu teman cewekku,kami sedang berkumpul sepulang latihan rutin. Aku hanya diam,sedikit kecewa ‘ah,mungkin aku mau ngajak ayahku saja nanti’. Kamu tanpa banyak bicara,berdiri dan berjalan ke tengah lapangan menghampiri temanku tadi. Aku melihatmu,hampir tak berkedip saat kamu berdiri di depanku membawa layang-layang di tanganmu. teman-temanku yang lain langsung saja menarik layangannya dan berlarian ke lapangan. Kita main layangan di lapangan sekolah. Saat itu aku begitu bahagia memiliki teman seperti kalian, sekarang setelah aku mengingat ulang, kamulah yang menuruti keinginan ‘cildish’ku tanpa malu ,iya kamu :)

Kamu dan jaga malam
Saat itu perkemahan desa bahagia( PDB) kita anggota paskibraka kabupaten sering menyebutnya “Perkemahan Desa Berdarah” hahaha karena Calon anggota akan di gembleng secara mental dan fisik selama 1 minggu penuh. Tapi kali ini aku bukan mau menceritakan saat kita menjadi junior,sama sama di siksa dan bertahan disini. Bukan,bukan itu. Sekarang aku sedang mengingat PDB 2009,kita panitia sedang mengundi senior yang akan menjaga posko dalam rute perjalanan jam 12 malam nanti. Aku berdoa jangan sampai aku jaga pos kuburan, saat junior dulu aku paling takut di pos itu, membayangkan aku jaga berjam jam disana ngeri rasanya. Naas undianku jaga pos kuburan,aku hanya diam,lemas. ‘hah,mau gimana lagi,masak iya sih aku bilang kalo takut,malu maluin’saat itu aku hanya berharap semoga pasanganku nanti anak yang tidak penakut, dan ternyata itu kamu, ya KAMU hehehe entah itu jodoh atau apa.. aku merasa lebih tenang saat itu,terlepas dari ngerinya ‘Pos Kuburan’.
                Dari jam 11 malam sampai jam 3 pagi kita duduk di depan kuburan,tugas kami menyenter 3 kali ke dalam kuburan sebagai tanda saatnya keluar dari sana bagi para peserta. Kau pasti tau aku yang sedikit ‘istimewa’ ini tidak terlalu tahan dengan angin malam dan atributnya.tubuhku mulai lemas ‘ah,plis jangan sakit sekarang,itu memalukan’ kamu hanya diam dan melepas jaketmu untukku,mau menolak pun rasanya sudah lemas.kamu duduk di sampingku dan meminjamkan pundak untuk bersandar,tetap diam. Kamu tau saat itu jantungku rasanya mau melompat hahaha itu pundak pria pertama selain ayah dan saudaraku yang ku buat untuk bersandar. Yang kulihat kamu hanya diam dan beberapa kali membenahi letak kaca matamu yang tidak berubah ‘ternyata kamu pun sama gugupnya denganku’pikirku sampil tersenyum

Kamu dan perhatianmu
saat kelas 3 aku sekelas denganmu,kita semakin dekat. Kamu ingat saat aku kecelakaan? Jangan tanya insiden jatuh yang mana *terlalu banyak aku terjatuh saat itu :v * yang jelas tangan kiriku tak bisa di gerakkan. Saat itu kita di perpustakan tugas mencari artikel pada kelas bahasa Indonesia,aku susah payah menghapus catatanku dengan tangan kanan saja,kamu tanpa banyak bicara memegang bukuku,sehingga aku dengan mudah menghapusnya.simpel memang tapi manis..
kamu pasti paling mengerti seberapa banyak aku pingsan dan mimisan saat disekolah,sikapmu yang biasanya diam dan tenang,terlihat grusah grusuh saat melihat darah menetes dari hidungku .kamu tau aku menikmatinya,nakal memang hahaha.. tapi aku senang ketika aku terbangun dari pingsan ada kamu yang menanyakan keadaanku,ya aku senang meski aku  tak senang dengan tubuhku yang sedikit ‘istimewa’ ini. Hey!kamu juga pernah menggendongku saat aku pingsan,iya kamu,dasar mencuri start :p
kalo aku tulis semua mungkin gak akan ada habisnya perhatianmu untukku dalam 6 tahun ini, terimakasih ya..

Kamu dan Kamu dalam berbagai bagian hidupku
aku sudah bingung mau menulis apa,terlalu banyak yang ingin ditulis,banyak memory tentang kita 6 tahun ini,mengingatnya saja membuat tubuhku terasa hangat :) . Bahkan sebelum kamu menjadi pacarku pun kamu telah menjadi bagian penting dalam hidupku.  Dan sekarang?? Tetap kamu menjadi terpenting dalam hidupku. Kamu yang sekarang bersamaku sama dengan 6 tahun yang lalu, tidak berubah. Tetap perhatian dan hangat..eh tapi ada yang sedikit berubah, kamu yang dulu selalu banyak diam sekarang lebih cerewet :v hahaha kalo pinjem istilahnya tya,adekku “mas koko terkontaminasi mbak phe” hahaha iya aku memang pribadi yang bertolak belakang denganmu aku gadis periang yang tidak bisa diam. Apapun itu sekarang kita saling melengkapi. Aku berharap kebersamaan ini tetap berlanjut. Terimakasih telah menyayangiku,terimakasih selalu sabar disampingku, terimakasih selalu menguatkanku..
Hey Kamu yang suka naik gunung..
sekarang 3 September 2013,aku bersyukur telah melalui hari hari ku denganmu..

Hey Kamu yang suka futsal sampe lupa makan..
Sekarang 3 September 2013,aku bersyukur kamu ada untuk menguatkanku,menjagaku dan menyayangiku..

Hey Kamu yang pendukungn AC Milan..
Sekarang 3 september 2013,aku bersyukur memilikimu yang mengenggam tanganku saat kesulitan dan tau kapan harus melepaskan tanganku untuk berproses menjadi dewasa..

Hey Kamu pria berkacamata..
Sekarang 3 September 2013,aku ingin tahun depan kita lulus bareng,ayo jangan mau kalah sama aku :D

Hey Kamu pria tersayangku..
Sekarang 3 september 2013,aku berharap tidak hanya 6 tahun ini kamu mengisi hariku,tidak harus sampai 100 tahun kedepan kita bersama,aku hanya ingin berada disamping sampai tuhan memanggilku disisiNYA :)

Minggu, 01 September 2013

Perbedaan

Halte bus di perempatan kampus sedang ramai,jam pulang kerja dan pulang kuliah..
Asap rokok mengepul di udara,huh,aku benci asap rokok,sambil mengibaskan tanganku,pasrah.
kulihat pria berkacamata itu tergesa-gesa berlari ke arahku yang duduk menunggunya,tempat biasa kami bertemu di tengah keramaian tanpa ada tatapan menghina dan sinis dari orang lain. ku nikmati waktu ini menatap matanya sejenak,sejuk matanya selalu dapat menetramkan hatiku.
"maaf tadi asistensinya molor,kamu sudah lama disini?"suara beratnya khas aku suka
"ngak masalah kok,yang penting kan sekarang bisa ketemu kamu."jawabku sambil tersenyum
matanya tajamnya menatap teduh wajahku,oh rasanya jantungku mau melompat.
"aku punya susu coklat dingin nih tadi mampir dulu sebelum kesini." sodornya padaku
"hari ini kan hari kamis,aku puasa."
"oh maaf,bagaimana hari ini praktikummu lancar?"
"biasa aja,yang membuatku senang aku bisa bertemu kamu hari ini"
"aku kangen"
"aku juga"
tatapan matanya membuat tubuhku terasa hangat tanpa menyentuh tubuhku,
"bagaimana harimu,menyenangkan?"
"semuanya lancar,tapi karena aku telat aku tidak bisa melihatmu lama lama."
"besok kan masih ada waktu" jawabku dengan senyum termanisku
"habis dhuhur besok,bukankah jumat siang kamu bebas praktikum?"
aku menatap matanya "habis aku shalat dhuhur besok,bukanya kamu ada latihan paduan suara di gereja?" aku tersenyum simpul.
"oh iya,berarti besok ketemu diwaktu yang sama seperti sekarang"
waktu berjalan cepat ketika aku berada disampingnya, adzan magrhib berkumandang
"alhamdulillah" ucapku sambil meminum air mineral dari tas ku, sudah saatnya berbuka puasa.aku pun harus segera menuju masjid. aku berpamitan dengannya,dia pun berjalan memasuki bus,aku masih menatap lekat kearah kalung salibnya.dia melambaikan tangan.
tak perlu bersedih tak ada perpisahan,besok kita akan berjumpa lagi.
                                                             ***