Kamis, 19 Juni 2014

Hey,Kalian



Kau tau, aku bukan seorang  gadis  cengeng yang menangis ketika apa yang ku inginkan tidak dalam dekapanku, itu bukan aku….. Kau tau, meskipun kau bisa menyebutku manja karena selalu berada dalam lindungan orang-orang tersayangku, bukan berarti aku akan menangis sesuka hati untuk mendapatkan yang ku mau, itu bukan aku..
Tapi kali ini berbeda, aku belajar banyak hal petang ini, kau tidak akan pernah tau apa yang ada di kepala orang lain, bahkan orang terdekatmu. aku pun belajar bahwa rasa sayang saja tidak akan cukup untuk ‘membangun’ suatu hubungan dengan orang lain, saling mengerti, percaya dan komitmen harus saling melengkapi agar semua bisa bertahan, sudah sudah, bukan ini yang ingin kuceriakan petang ini, sekarang aku sedikit sesenggukan, iya aku menangis kali ini, bukan karena orang memukulku, bukan karena targetku tidak tercapai, bukan karena kangen seseorang, bukan, tebakan kalian kali ini tidak ku benarkan :’)
Aku baru mengerti ucapan seseorang bisa lebih tajam dari pisau, oke oke mungkin aku terlalu berlebihan menurut kalian, tapi sungguh rasanya sakit, bahkan tanpa sempat aku marah rasa sedih telah mendominasi rasaku saat ini, bahkan amarahku tersingkir, aneh, biasanya amarahlah yang dominan disaat seperti ini,, hey, dia bukan menjelek-jelekanku, dia juga tidak sedang memarahiku, hanya ucapan ringan diperbincangan penuh tawa yang membuatku tersadar seperti apa aku dikepalanya, Aku bukan Edward yang bisa menerobos masuk ke kepalanya, tentu saja aku terperanjat kaget, sakit? Iya itu pasti, terlebih lagi dia salah satu orang kesayanganku, marah? Tidak, itu bukan kata yang tepat untuk saat ini, bagaimana bisa aku marah dengan pikiran seseorang? Bahkan presiden dan undang-undang pun tak bisa membatasi pikiran seseorang,,
Mungkin aku yang terbiasa menjadi sesuatu yang dijaga dan disayang merasa sakit saat dinilai serendah itu, terlalu arogankah aku? Entahlah.. jika itu orang lain yang mengatakannya mungkin aku akan membiarkannya sambil lalu, tapi itu bukan orang lain, itu dia.. Kecewa? Iya, mungkin itu kata yang paling tepat untuk mengambarkan keadaanku saat ini, aku kecewa pada diriku yang membuat otakmu berfikir seperti itu,sekarang aku sedang berfikir, mungkin ucapanmu itu benar, aku memang serendah itu, hahaha entahlah otakku kacau sekarang, kalau aku tidak menumpahkannya ditulisan ini mungkin akan terasa sakit atau bahkan lebih.
Tidak ada maksud lain untuk menumpahkannya disini, aku hanya ingin memberitahu apa yang kurasakan,
Yah, aku begitu merindukanmu sekarang, banyak sekali pertanyaan dalam kepalaku :’)
Bu, aku ingin dalam dekapanmu sekarang, itu selalu berhasil menyembuhkanku :’) :’)
Kak, aku ingin berbagi isi otakku sekarang, aku ingin kamu membantuku menemukan jawaban seperti biasa :’)
Beb, aku ingin kamu disini sekarang mendengarku dengan sabar seperti biasa :’)
Hey, kalian, sekarang aku sedang sendiri disini.