Langkahku gontai ,menatap nanar ujung jalan ini,ya sisa perjalananku yang masih
harus ku tempuh..
Aku bahkan belum menyelesaikan separuh perjalan ini,tapi aku sudah kehilangan
arah,tanpa arah semua ini mulai terlihat menakutkan, sungguh, aku mulai takut
sekarang.
Perjalanan ini sudah terlalu melenceng jauh dari agendaku, tanpa arah, tanpa
tujuan, IYA! tujuanku pun mulai menghilang dengan hilangnya arah, aku harus bagaimana
untuk meneruskan ini, perbekalan diawal aku memulai semua ini entah raib
kemana, iya yah, hilang semua, maaf. Aku bukan tak bisa bertahan dengan
survival seperti yang selalu kau ajarkan untuk selalu bertahan disetiap
keadaan, gadis yang kau besarkan ini tidak lagi gadis manis yang sesuai
harapanmu. maaf. duniaku mulai terlihat berbeda sekarang, dulu dunia yang kau
bangunkan untuk ku tinggali begitu indah dengan semua warna cerah dan cantik,
sekarang aku menambahkannya dengan tinta hitam, iya.di titik gelap ini
Sekarang aku harus bergerak dari titik gelap ini yah, tapi yah rasanya
aku tak sanggup. sungguh. ini mulai diluar kendali,semuanya tidak terduga dan
tak terencana. yah, sekarang aku ingin engkau ada disini, untuk menguatkanku
meneruskan perjalananku, untuk mengatakan padaku " gak popo nduk
semua pernah berbuat salah" iya satu kalimat pembenaran kali ini begitu
berarti untukku. tapi kurasa semua itu memang sedikit mustahil untuk saat ini.
bahkan otakku pun tak mau berbohong untuk membenarkan semua ini agar hatiku
lebih tenang, dia sedang berkhianat padaku.
Ayah maafkan gadismu, aku akan beranjak dari titik ini. segera. aku berjanji. tapi untuk sekarang biarkanlah aku menyelesaikan semua urusan dengan dunia gelapku ini sebelum aku meninggalkan semua ini untuk kembali meneruskan perjalanan dijalan yang kau siapkan, saat itu terjadi. bantulah aku untuk menemukan arahku kembali yah, aku tau kau selalu menyayangiku apapun yang telah kulakukan. Aku merindukanmu Matahariku, Ayah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar