Rasanya sedikit 'aneh' hahaha ya aneh mungkin kata yang paling tepat. Debaran itu masih sama, senyum menenangkan milikmu pun juga tidak berubah, meskipun banyak berubah kamu tetap laki-laki yang ku kenal dulu. Tentu saja minus rambutmu yang mulai panjang dan aroma rokok tercium dari tubuhmu. Lantas apa yang aneh?
Aku merasa kau sedikit gelisah ketika kita bertemu, kadang kau menjadi priaku dulu kadang kau juga berubah menjadi pria asing, ahh iya terlebih ketika kau dengan benda ditanganmu itu, kau menjadi gusar ketika benda itu berbunyi, terlebih seperti takut aku melihat, ntah apa yang tak boleh kulihat. Aku sekarang hanya terkenang bagaimana kita dulu saling terbuka, bahkan ketika aku tertarik ke seseorang yang lain, aku selalu bercerita meskipun nantinya kita akan saling 'ngambek' sementara. Tapi kurasa itu lebih baik daripada rasa gelisah menyembunyikan sesuatu.
Ah, aku tak peduli kau sedang 'bercengkrama' atau apapun dengan siapapun melalui benda itu sekarang. Aku hanya merindukan saat berkumpul membicarakan kehidupanmu, kehidupanku dan sekitar kita, sebelum benda itu ada ditanganmu dan merampas kenyamanan bercengkrama seperti dulu.
Kulihat tanganku saat ini, aahhh iya tanganku pun memegan benda yang sama denganmu ketika aku menuliskan ini, haha aku menertawakan keanehan ini, aku membutuhkan dan membenci benda ini disaat yang bersamaan. Aneh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar